ads

» » PLN Berikan Santunan Ke Korban Tewas Tersengat Listrik

SUBANG, - Bentuk perhatian kantor PLN Rayon Subang kepada korban meninggal akibat tersengat listrik kemarin,  mereka berikan santunan kepada keluarga korban dikediaman rumahnya  Dusun Nenggeng RT 08/03 Desa Cimayasari,  Kecamatan Cipeundeuy,  Subang.

Kedatangan manajemen PLN yang datang pukul 11.30 itu,  disambut baik oleh keluarga korban.

Suverpisor ADM PLN Rayon Subang Fitor Ramdani mengatakan,  pihaknya turut berduka cita atas meninggalnya Ujang (35) yang tewas mengenaskan diatas pohon kemarin ,  saat usai menebang dahan yang berada di atap halaman rumah salah seorang tetangganya.

  Ia pun mewaklli manajemen,   meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga korban. Adapun santunan yang diberikan berupa uang itu kepada korban merupakan bentuk perhatian manajemen PLN.

"Semoga bantuan yang kami berikan tersebut. Walaupun nominalnya tidak terlalu besar.  Bisa membantu keluarga korban. Yang pasti kami dari pihak manajemen kantor PLN Rayon Subang turut prihatin akan kejadian ini, " kata Fitor kepada awak media .

Atas kejadian ini kata fitor,  menghimbau kepada masyarakat  setiap akan melakukan penebangan setiap pohon yang berada didekat tiang gardu PLN agar tidak ditebang oleh sendiri .

"Tetapi dilakukan oleh petugas PLN langsung. Dengan menghubungi secara langsung ke kantor teknis terdekat. Akan akan berakibat fatal dan sangat beresiko.  Seperti yang dialami oleh korban meninggal ini," tegasnya.

Upaya penebangan pohon disetiap dekat gardu PLN kata dia,  sedang dilakukan  tim teknis , terutama di sekitar lingkungan setelah kejadian itu. 

"Kami sudah dapat izin dari pihak pemerintah setempat untuk melakukan penebangan pohon di beberapa gardu listrik yang membahayakan warga setempat," terangnya.

Hal tersebut perlu dilakukan,  lanjut dia,   mengingat cuaca beberapa bulan ini di Subang cukuplah buruk dari hujan disertai angin kencang.

Seperti diketahui,  Ujang Saimin (35)  pemuda asal
Dusun Nenggeng Rt 08/03 Desa Cimayasari Kecamatan Cipeundeuy, harus meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi,  hal itu terjadi  saat korban sedang memanjat pohon mangga di depan rumah tetangganya.Namun saat berhasil,  karena ada angin yang cukup besar nahas golok yang digunakannya untuk memotong malah menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang menyebabkan korban tewas seketika dengan posisi menyangkut di dahan pohon.(R1/16)***

Ket. Gambar Saat manajemen kantor PLN Rayon Subang berikan santunan kepada keluarga korban tewas tersengat listrik Selasa (7/2).

Lampu Satu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama