ads

» » Peringati International Womens Day, Ratusan Buruh Perempuan Berorasi di DPRD

Hadiahi Perda Ketenagakerjaan

SUBANG, - Memperingati hari perempuan sedunia (International Womens Day) ratusan para pekerja perempuan yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang (ABS)  menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras)  di depan kantor DPRD Kabupaten Subang Rabu Pagi (8/3).

Mereka yang datang menggunakan,  kendaraan roda dua dan empat ini langsung berbaris rapi membentangkan spanduk yang berisikan sejumlah tuntutan pada peringatan hari perempuan sedunia.

Tak lama datang di depan kantor DPRD,  aksi massa yang mayoritas  perempuan ini mulai berorasi menyampaikan tuntutannya. Bahkan,  diisi oleh salah seorang masa aksi dengan menyampaikan tuntutannya melalui sebuah puisi harapan.

" Kami datang pada peringatan International Womens Day dengan menyampaikan sejumlah tuntutan,  dari mulai Stop diskriminasi upah kepada buruh perempuan, Stop kekerasan dan pelecehan terhadap buruh perempuan di tempat kerja, Berikan jaminan dan perlindungan kesehatan, cuti haid, cuti melahirkan serta hak menyusui bagi buruh perempuan," kata Istita aksi masa dari SPMKB (Serikat Pekerja Mandiri Kecap Bangau) dalam orasinya. 

Selain itu,  teriak Istita,  Ratifikasi konvensi ILO No. 183 tentang maternitas cuti melahirkan 14 minggu bagi buruh perempuan hamil dan melahirkan.

"Kemudian hentikan praktek kerja lembur tanpa upah di perusahaan-perusahaan yang ada di  Subang, hapuskan system kerja kontrak dan outsourching, menolak praktek kerja magang dengan upah dibawah UMK, dan segera wujudkan Perda Ketenagakerjaan," harap Istita.

Aksi massa inipun disambut baik oleh Ketua DPRD Subang Ir Beni Rudiono, anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Komisi IV Mumin.

Tak berselang waktu lama, massa aksi diperkenankan masuk untuk melakukan audiensi.  Di hadiri juga Penasehat GOW Hj Dewi Nirmalasari,  Ketua GOW Hj Momo , dan Sekretaris Dinas Kesehatan Gina. Dan turut hadir Kabid pengawasan Tenaga Kerja Disnakertrans Heppi.

Beni Rudiono mengucapkan selamat kepada  kaum perempuan yang bekerja di pabrik yang hari ini memperingati Hari Perempuan Se-Dunia.

"Saya merasa bangga karena akssi masa perempuan ini dengan gigihnya memperjuangkan hak-hak kaum buruh perempuan lainnya," kata Beni. 

Menanggapi,  terkait sejumlah tuntutan pada aksi hari ini,  salah satunya Perda Ketenagakerjaan, saat ini masih dalam penggodogan Komisi IV.

"Kita doakan bersama mudah-mudahan secepatnya dapat terealisasi perda ketenagakerjaan, " kata nya.

Sementara Mumin,  mengatakan,  intinya  anggota Komisi IV yang memang mengurusi  bidang buruh akan terus mengawal persoalan yang dihadapi buruh saat ini.

" Sehingga semua permasalahan tentang buruh terutama buruh perempuan menjadi prioritas. Kita akan bantu memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak buruh perempuan, " kata Mumin

Dewi Nirmalasari dari GOW menyampaikan,  intinya ia
berharap di hari Women Day semoga kaum buruh mendapat hadiah berupa Perda Ketenagakerjaan.

"Kami mengharapkan bahwa cuti hamil dan cuti menyusui diberikan kepada kaum buruh perempuan," tandasnya. 

Aksi massa buruh perempuan ini, yang tergabung dalam ABS,  terdiri dari KASBI (Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia), FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia), SPMKB (Serikat Pekerja Mandiri Kecap Bangau) dan SPG Youtex . (R1/16)***

Ket. Gambar Saat massa aksi International Womans day Rabu pagi (8/3), melakukan unras di kantor DPRD Subang.

Lampu Satu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama