ads

» » ABS Geruduk Kantor Bupati Subang

SUBANG, - Ratusan Karyawan pabrik yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang (ABS) geruduk kantor Bupati Subang Jumat (20/1), menyampaikan sejumlah tuntutan. 

Mereka datang sejak pukul 13.00 WIB menggunakan kendaraan roda dua dan empat,  langsung menyampaikan aspirasinya dengan berorasi secara bergantian.

Koordinator Aksi Anang Kusnandar dari Serikat KASBI,  dalam orasinya menyampaikan tiga tuntutan , pertama,  mendesak Bupati Kabupaten Subang untuk menetapkan rekomendasi kenaikan Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) Subang  tahun 2017 sesuai dengan hasil perundingan Bipartit antara perwakilan pengusaha dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Kedua,  menolak hasil perundingan Bipartit upah PT. Taekwang dengan kebaikan upah sektor 1 sebesar 8,25 % yang  dijadikan acuan untuk kenaikan UMSK 1 .

Dan ketiga,  mendesak kepada DPRD dan Pansus Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Subang untuk menjungjung azas keterbukaan dan transparansi dalam proses pembuatan Draf Raperda.

"Tiga tuntutan ini yang perlu diperhatikan oleh Bupati Subang dan DPRD Subang. Maka dari itu kami datang untuk mempertanyakan hal ini agar hasilnya Pemerintah sendiri tidak hanya pro kepada Pengusaha, " teriak Anang dalam orasinya.

Sementara ditambahkan Suwira dari serikat FSPMI,  Ia berharap Suwira, intinya waktu sudah mendesak untuk menentukan UMKS Subang tahun 2017 sehingga buruh jelas menuntut Pemda lebih serius lagi dalam menyikapi hal tersebut.

" Kami sebagai buruh sebenarnya sudah lelah namun harus selalu didorong terkait masalah UMSK ini. Dan demi kesejahteraan buruh Subang, " kata Suwira.

Tak lama , dari ratusan massa aksi sedikitnya 8 orang mewakili untuk bertemu dengan Asda III Asep Sumarna,  Kadisnakertrans Subang Asep Nuroni,  dan Kabid Ketenagakerjaan Hepy.

Kadisnakertrans Subang Asep menyambut baik aksi masa buruh kemarin, pihaknya juga berharap masalah UMKS segera ditetapkan , karena kasihan Buruh dan Perusahaan juga akan mengganggu pada produktivitas.

Ia juga mewakili Plt Bupati yang tidak bisa menemui ABS karena ada keperluan tugas di luar kota menyampaikan,  secara pribadi dan pemkab Subang tidak ada maksud untuk mempermainkan buruh.

"Tetapi kami dengan Asda III akan menyampaikan tuntutan ini kepada PLT Bupati.  Dan kami berharap hari Senin tanggal 3 Januari 2017 kita dapat  duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan UMSK," tukasnya.

Pertemuan antara perwakilan serikat dengan Pemerintah tersebut berjalan tertib dan damai,  masa aksi akhirnya membubarkan diri. (R1/16)***

Ket. Gambar ABS ratusan buruh sampaikan sejumlah tuntutan datangi kantor Bupati Subang,  Jumat (20/1).

Lampu Satu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama