ads

» » Warga Sambut Antusias Festival Wewengkon Rongke

Promosikan Menjadi Desa Wisata

SUBANG, - Berupaya melestarikan kesenian dan budaya tradisional sekaligus membedah potensi daya tarik wisata , Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar)  Kecamatan Jalan Cagak menggelar Festival wewengkon rongke Kamis (29/12), di Lapang Desa Sarireja,  Kecamatan Jalan Cagak,  Subang .

Acara inipun disambut ratusan masyarakat yang hadir,  melalui sejumlah pagelaran seni budaya sunda yang dibawakan oleh para pelajar dan warga setempat,   diantaranya,  beluk, Calung, reog,  gembyung, tutunggulan, kakawihan dan  Alimpaido.

Disaat bersamaan juga sediakan pameran alat pakakas tatanen,  makanan tradisional, bazar kamonesan urang lembur hasil olahan warga setempat , dan rampak Celempung Rongke.

Pada kesempatan itu juga di hadiri Kadisparpora Kabupaten Subang H Hidayat SAg , Camat Jalan Cagak, Kades Desa Sarireja ,  dan Tokoh Masyarakat setempat.

Ketua Kompepar Jalan Cagak Tajudin SPd mengatakan,  acara ini merupakan pertama kali yang digelar oleh Kompepar Jalan Cagak,  dengan tujuan mengingatkan dan mengenalkan  potensi alam yang dimiliki di Desa Sarireja yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA)  dan sarat kaya akan nilai sejarah pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan.

Tak sedikit bangunan belanda pada saat penjajahan berada di Desa Sarireja , secara fisik ada yang utuh ada yang sudah hilang. 

"Oleh karena itu  dengan gelaran budaya tradisional ini ,    mengajak dan menyadarkan kembali warga Desa Sarireja  bahwa Desa Sari reja kaya akan sejarah dan potensi alam yang bisa di jual untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan melestarikan kebudayaan atau keseniaan yang ada yang mulai terkikis oleh budaya kebarat-baratan," kata Tajudin kepada lampusatu disela-sela acara.

Disamping itu kata dia,  ini adalah hiburan rakyat yang perlu dibudayakan dan menjadi agenda rutin kompepar Jalan Cagak kedepannya.

"Yang paling penting  adalah kebersamaan warga yang turut sadar mau bergotong-royong menyukseskan acara ini. Dengan cara swadaya acara ini dapat berjalan dengan sukses dan sesuai harapan. Dan didukung Pemerintahan baik Desa Sarireja dan Kecamatan Jalan Cagak,  " jelasnya.

Sementara menurut Kadisparpora H Hidayat SAg menyampaikan,  rasa bangga dan bersyukur acara Kompepar Jalan Cagak melalui pagelaran Budaya ini bisa terlaksana hingga sukses .

Karena di tengah zaman yang semakin modern, terutama perihal budaya,   banyak anak-anak tidak tau budayanya sendiri dan makanan minuman khas tradisional yang tak berbahan kimia seperti jagong rebus,  kulub hui, kacang tanah rebus,  seupan sampeu, seupan cau,   bajigur, dan minuman lahang.

"Untuk itu melalui kegiatan pagelaran budaya daerah yang kita miliki  dan menyajikan makanan dan minuman khas tradisional  bisa mengedukasi masyarakat lagi dan agar tidak selalu mengkonsumsi makanan serba mengandung bahan kimia yang tidak baik untuk kesehatan, " kata Hidayat. 

"Terkait dengan pengembangan Desa Sarireja sebagai Desa Wisata tentunya yang pertama  perlu dukungan dan kesadaran masyarakat Desa Sarireja semua. Baru kemudian lebih lanjutnya, melalui Keberadaan Kompepar bisa membantu pengembangannya. Dan Kompepar juga perlu ditingkatkan lagi dari sisi kemampuan bahasa asingnya. Agar lebih memudahkan komunikasi , jika memang ada wisman data ke Desa Sarireja, " pungkasnya.  (R1/16)***

Ket. gambar Festival Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar)  Kecamatan Jalan Cagak menggelar Festival wewengkon rongke Kamis (29/12), di Lapang Desa Sarireja,  Kecamatan Jalan Cagak,  Subang .

Lampu Satu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama