ads

» » Masa Ah? Anak Plt Bupati Jadi Ketua Baperjakat Bayangan

SUBANG, - Informasi mengenai rotasi dan mutasi di tubuh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Subang dipertengahan Bulan Desember 2016 ini semakin santer terdengar. 

Rotasi dan mutasi tersebut digadang-gadang berlaku pada semua tingkatan eselon baik,  eselon dua,  tiga, dan empat.

Namun,  dibalik rotasi dan mutasi tahap kedua tersebut, diisukan lagi adanya keterlibatan Dr Arya di cap sebagai ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) bayangan, yang tak lain merupakan anak kandung Plt Bupati Subang H Imas Aryumningsih SE .

Arya yang kini berstatus PNS bekerja menempati jabatan strategis di RSUD Ciereng Subang sebagai Wakil dirut.

Padahal sebelumnya,  pada proses rotasi dan mutasi tahap pertama diakhir bulan Agustus 2016 lalu,  Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang, Andi Lukmanulhakim , turut angkat bicara.  Ia mengaku kecewa, terkait adanya isu yang berkembang saat ini tentang rapat pembahasan rencana rotasi, mutasi dan promosi Jabatan eselon IV, III dan II oleh pihak ketiga, dan dilakukan di sebuah Rest Area Km 72 Jalan Tol Cipali.

Menurut Andi, jika benar isu itu terjadi, tentunya akan menjatuh kredibilitas dan martabat Pemerintahan Kabupaten subang, yang dipimpin Plt Bupati Imas Aryumningsih.

Apalagi isu rapat pembahasan rotasi, mutasi dan promosi jabatan tersebut, dipimpin langsung oleh anak kandung Plt Bupati Imas Aryumningsih, yaitu, dr Arya, yang bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Subang, yang diduga kuat ikut bermain dalam proses rotasi, mutasi dan promoisi jabatan, meski bukan domainnya.

"Saya rasa Bu Hajah Imas selaku Plt Bupati harus segera bertindak dan mengambil langkah tegas, meskipun itu anak kandungnya. Saya minta dr Arya dipecat dari jabatannya di RSUD," kata Andi

Ia menegaskan, hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan keinginan Plt Bupati Imas Aryumningsih, di mana Imas berjanji tidak akan terkadi jual beli jabatan dalam proses rotasi, mutasi dan promosi Jabatan, yang dalam waktu dekat ini segera dilakukan Imas, bahkan Imas menyatakan, selain melibatkan Badan Pertimbangan Jabatanan dan Kepangkatan (Baperjakat), juga melakukan lelang jabatan agar terjadi transfaransi dan menghasilkan pejabat yang kompeten.

"Tetapi apa yang diharapkan masyarakat atas janji Plt Bupati Imas Aryumningsih, dengan kejadian itu, membuat kewibawaan Pemerintahan Kabupaten Subang tidak memiliki kewibawaan di mata masyarakat, akibat keterlibatan anak kandungnya itu," tegas Andi.

Sementara itu, suara sumbang juga datang dari Lembaga DPRD Subang. Sejumlah Fraksi ikut mengritisi beredarnya isu tersebut, seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindera DPRD Subang, Ujang Sumarna.

Ia menilai pernyataan Plt Bupati Imas Aryumningsih jauh dari harapan masyarakat, yang sebelumnya sudah disampaikan Imas, mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan melibatkan Baperjakat, termasuk di dalamnya unsur DPRD.

"Kami tadinya mendukung upaya Plt Bupati itu. Tetapi sekarang, isu yang berkembang belakangan ini sudah santer adanya keterlibatan anaknya yang tidak kompeten, ikut nimbrung dalam proses mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Saya kecewa," ujar Sumarna.

Pendapat yang sama disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anharudin, dan Ketua Fraksi Restorasi Nurani Darsum, keduanya menyatakan, pihaknya meminta Imas untuk klarifikasi terkait keterlibatan anaknya itu.

"DPRD sebegara memanggil Plt Bupati Imas Aryumningsih, untuk klarifikasi, sebelum keterlibatan anak kandungnya itu, semakin jauh dan akan merusak tatanan Pemerintahan yang akan diperbaiki Imas, yang saat ini sedeng dirintis Imas," tegas keduanya.

Seperti diketahui,  proses rotasi dan mutasi tahap pertama berdasarkan SK No. 821.2/Kep.308-BKD/2016 tanggal 29 Agustus 2016 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural Eselon 3 dan 4 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Sebanyak 103 orang.  (R1/16)***

Ket. Gambar Saat Wadirut RSUD Ciereng Dr.  Arya kunker bersama Plt Bupati Subang H Imas Aryumningsih didampingi Ketua DPRD Subang Ir Beni Rudiono ke Korea dalam rangka pembahasan mengenai kerjasama.

Lampu Satu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama